Celluler Manufacturing

Manufaktur seluler adalah merupakan pendekatan manufaktur ramping (lean manufacturing) yang membantu perusahaan membangun berbagai produk untuk pelanggan mereka dengan mengurangi waste sesedikit mungkin. Manufaktur seluler, peralatan, dan work station disusun dalam urutan yang mendukung kelancaran aliran material dan komponen melalui proses, dengan transportasi atau penundaan yang minimal (kk.mercubuana.ac.id). Penggunaan manufaktur seluler memiliki keuntungan dan kelemahan pada tata letak produksi. Berikut ini merupakan keuntungan dan kelemahan pada manufaktur seluler dalam pembuatan tata letak produksi, yaitu:

  1. Keuntungan
    1. Mengurangi perpindahan material dan waktu transit.
    2. Mengurangi waktu setup.
    3. Penggunaan SDM lebih baik.
    4. Mudah dalam pengotrolan dan untuk diotomatiskan
  2. Kelemahan
    1. Part family yang tidak memadai.
    2. Keseimbangan sel yang buruk.
    3. Perlunya pelatihan dan jadwal dari pekerja.
    4. Peningkatan modal investasi.
Posted in Uncategorized | Leave a comment

SASARAN MSDM

Sebagai suatu acuan atau standart melalui mana kegiatan sumber daya manusia yang dilakukan dapat mencapai tujuannya, yakni membantu organisasi untuk mencapai tujuannya, kegiatan-kegiatan tersebut harus mengacu pada empat sasaran atau dimensi yaitu:

  1. 1.      Societal Objective

Kegiatan yang dilakukan harus dapat memberikan keuntungan bagi masyarakat, organisasi atau perusahaan. Organisasi dalam lingkungan masyarakat dan dimaksudkan untuk memberikan suatu nilai bagi masyarakat atau meningkatkan kesejahteraannya. Kebijaksanaan perusahaan untuk otomatisasi yang mungkin tidak begitu perlu bilamana dianalisis lebih dalam dan mengakibatkan pengurangan lapangan kerja atau pemutusan hubungan kerja, dapat erdampak negative pada organisasi dan kemungkinan-kemungkinan munculnya ketidakpuasan masyarakat, misalnya diungkapan melalui unjuk rasa, yang pada akhirnya dapat merugikan organisasi.

  1. 2.      Organizational Objective

Kegiatan yang dilakukan harus dapat memberikan bantuan mencapai tujuan organisasi. Agar organisasi dapat bertahan dan member manfaat, organisasi harus dapat mencapai keuntungan atau bekerja secara efektif dan efisien. Oleh karena itu, program-program kepegawaian harus ditujukan untuk meningkatkan produktivitas organisasi.

  1. 3.      Functional Objective

Sasaran ini mengusahakan adanya kesesuaian Antara kegiatan, kemampuan departemen sumber daya manusia, dengan kegiatan bisnis perubahan-perubahannya. Oleh karena itu, pegawai MSDM diharapkan seorang yang memiliki pengetahuan luas mengenai lingkungan internal bisnis, dan lingkungan luar agar dapat melakukan program-program kepegawaian sesuai dengan tujuan organisasi.

  1. 4.      Personal Objective

Kegiatan yang dilakukan harus dapat membantu pegawai untuk mencapai tujuan-tujuan pribadi. Motif pegawai untuk bekerja merupakan hal yang kompleks, misalnya motif untuk mendapatkan gaji guna memenuhi kebutuhan hidupnya, motif social, pengakuan, dan pertumbuhan diri. Untuk itu perusahaan harus memberikan kemungkinan untuk mencapainya. Bila hal ini tidak dipenuhim, jelas akan mengakibatkan rendahnya kepuasan karyawan, yang dalam jangka panjang akan membuat perusahaan menghadapi berbagai kendala dalam usaha mendapatkan dukungan yang optimal dari pegawai untuk mencapai tujuan perusahaan.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

SASARAN-SASARAN MSDM

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Group Tecnology (GT)

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Group Tecnology (GT)

Group technology adalah sebuah metode organisasi untuk pabrik dimana peralatan, mesin, tenaga kerja, dan fasilitas lainnya dibagi menjadi grup-grup yang setiap grup terdiri atas peralatan atau mesin yang memiliki kesamaan karakteristik untuk membuat komponen atau part tertentu. Group technology  pada hakikatnya merupakan sebuah metode alternative dari penggunaan metode spesialisasi proses yang telah ada. Perubahan dari organisasi proses menuju ke organisasi produk akan menyederhanakan system aliran material (MFS)

Group technology  telah diaplikasikan dengan sukses pada industri yang memiliki aliran produksi yang kontinyu dalam batch-batch produksi. Dengan menggunakan metode Analisis Aliran Produksi (PFA) di dalam group technology , aliran produksi dapat berjalan dengan teratur (stream-line) dan tidak ada cross yang menghambat proses satu ke proses lainnya. Keuntungan yang diperoleh dalam penerapan group technology  antara lain; waktu keseluruhan produksi yang pendek, kualitas dan pertanggungjawaban yang lebih baik, mengurangi biaya penanganan material, set-up time, dan tenaga kerja tidak langsung, meningkatkan kapasitas, menyederhanakan otomasi, promosi perusahaan yang mudah, mengurangi keausan material serta kepuasan kerja.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

ASPEK FINANSIAL

Pendirian suatu organisasi atau perusahaan ini perlu dipertimbangkan dari aspek finansial. Aspek finansial dalam pendirian organisasi atau perusahaan antara lain perhitungan biaya investasi awal, modal kerja, harga pokok penjualan, angsuran pokok dan bunga bank, proyeksi rugi laba, perhitungan analisis kas (cash flow), proyeksi penilaian investasi dengan menentukan Payback Period (PP), Net Present Value (NPV), dan Internal Rate of Return (IRR), serta perhitungan Break Even Point (BEP). Pertimbangan dari aspek finansial ini pada akhirnya dapat menghasilkan dua macam kesimpulan, yaitu mengenai layak atau tidaknya usaha tersebut didirikan. Jika usaha dinilai layak dari aspek finansial, maka perancangan tata letak fasilitas dapat dilanjutkan ke tahap analisis aktivitas dan perencanaan tata letak. Jika usaha dinilai tidak layak dari aspek finansial, maka harus dicari data lain dan proses perancangan tata letak fasilitas ditinjau kembali mulai dari tahap inisialisasi. Hal ini dilakukan hingga akhirnya usaha dinyatakan layak dari aspek finansial.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

BENTUK- BENTUK ENERGI

Konsep bentuk energi tidak terlepas dari perubahan energi, karena yang berubah adalah bentuk energinya. Contohnya yaitu air yang mendidih karena dipanaskan mampu menggerakan baling-baling kertas. Dalam peristiwa ini terjadi perubahan energi dari energi  termal pada air menjadi energi kinetik (gerak) pada baling-baling kertas. Dari peristiwa ini dapat diarahkan pada pemahaman bahwa ada bentuk energi termal (panas) dan bentuk energi kinetik. Contoh peristiwa lain yaitu jika seseorang meletakkan bola di tempat yang lebih tinggi, kemudian bola tersebut menggelinding ke bawah. Pada saat bola berada di tempat yang tinggi dan diam, bola memiliki energi potensial yang akan berubah menjadi energi kinetik. Berikut ini akan dijelaskan tentang macam-macam bentuk energi:

  1. Energi mekanis

Energi mekanis adalah energi total yaitu penjumlahan antara energi kinetik dengan energi potensial. Sebagai contoh energi ini secara sederhana adalah pergerakan piston, putaran poros enkol, dan lain lain. Energi mekanik pada benda-benda yang berputar misalnya poros mesin fluida (turbin, pompa ,atau kompresor) yang dinamakan Torsi, yaitu energi yang dibutuhkan atau dihasilkan benda untuk berputar dengan gaya sentrifugal F dimana energi tersebut pada r tertentu dari pusat putaran dan ditunjukkan oleh persamaan T =

2. Energi thermal

Energi termal merupakan bentuk energi dasar dimana semua energi dapat dikonversikan secara penuh menjadi energi panas. Energi yang tersimpan dapat berupa kalor” laten’ atau kalor “sensibel’ yang berupa entalpi.

3. Energi kinetik 

Energi suatu benda karena bergerak dengan kecepatan V, sebagai contoh yaitu mobil yang bergerak, benda jatuh dan lain-lain.

4. Energi Potensial

Energi potensial adalah energi yang tersimpan pada benda karena kedudukannya. Sebagai contoh, energi potensial air adalah energi yang dimiliki air karena ketinggiannya dari permukaan. Sedangkan untuk energi potensial pegas adalah energi yang dimiliki oleh benda yang dihubungkan dengan pegas untuk berada pada kedudukan tertentu karena penarikan pegas.

5. Energi Matahari

Energi matahari adalah energi yang didapat dengan mengubah energi panas surya (matahari) melalui peralatan tertentu menjadi sumber daya dalam bentuk lain. Matahari pada dasarnya merupakan satu buah reaktor fusi raksasa yang mengkonversikan bagian dari massa hidrogen menjadi energi panas dan radiasi.

6. Energi Kimia

Energi yang keluar sebagai hasil interaksi elektron dimana dua atau lebih atom atau molekul berkombinasi sehingga menghasilkan senyawa kimia yang stabil. Merupakan bentuk energi yang tersimpan. Dalam energi kimia terdapat reaksi eksothermis dan reaksi endothermis. Reaksi eksotermis adalah jika energi dilepas dalam suatu reaksi, biasa juga disebut reaksi pembakaran yang melibatkan oksidasi dari bahan bakar fosil. Sedangkan reaksi endotermis adalah bila dalam reaksi kimia energinya terserap.

Posted in Uncategorized | Leave a comment